Opini saya tentang kenaikan bbm yaitu sebuah hal yang wajar,karena pemerintah tidak akan sanggup bila terus menerus meng-cover biaya bbm. karena harga per-barrel nya semakin tinggi,sehingga perlu di naikan harga bbm. agar tidak membebani pemerintah dan agar hutang indonesia tidak semakin banyak.
tetapi saya tidak setuju dengan alasan pemerintah menaikan harga bbm. sekian dan terimakasih
Monday, July 8, 2013
Organisasi yang Ingin Saya Buat
Organisasi yang ingin saya buat yaitu organisasi yang saya namakan "Jas Hitam" dimana organisasi tersebut adalah organisasi yang bertujuan untuk perlindungan dan penegakan hukum. terdiri dari pria-pria terhormat yang bersifat kekeluargaan dan saling melindungi, melindungi apa yang harus di lindungi. berdiri tegak diatas aparat,kepolisian,bahkan kepemerintahan itu sendiri.
Diharapkan dengan adanya organisasi ini setiap warga negara ini dapat hidup tenang tanpa ada rasa tertindas dari pihak - pihak tertentu,melindungi yang lemah dan golongan bawah,menindas pe-nindas.
Diharapkan dengan adanya organisasi ini setiap warga negara ini dapat hidup tenang tanpa ada rasa tertindas dari pihak - pihak tertentu,melindungi yang lemah dan golongan bawah,menindas pe-nindas.
Cita - Cita Saya Setelah Lulus S1
Cita - cita saya setelah lulus S1 nanti,saya ingin bekerja di perusahaan terbesar di eropa dan hidup disana. lebih tepatnya di inggris kota london,meniti karir hingga mendapat posisi tinggi di perusahaan tersebut. dan bila tercapai,saya ingin menjadi karyawan sekaligus wirausahawan. menyisihkan sebagian gaji untuk membuka suatu usaha di indonesia.
Alasan saya untuk menjadi karwayan dan wirausahawan agar dapat bekerja dan mempekerjakan orang,untuk membuka suatu usaha saya butuh dana. dan dana tidak datang begitu saja dari langit,untuk mendapatkan dana saya harus bekerja. dengan menjadi karyawan saya akan mendapatkan dana,dan dana tersebut akan saya sisihkan sebagian untuk modal usaha. untuk membuka lapak pekerjaan sehingga meminimalisir jumlah pengangguran di negri ini.
Alasan saya untuk menjadi karwayan dan wirausahawan agar dapat bekerja dan mempekerjakan orang,untuk membuka suatu usaha saya butuh dana. dan dana tidak datang begitu saja dari langit,untuk mendapatkan dana saya harus bekerja. dengan menjadi karyawan saya akan mendapatkan dana,dan dana tersebut akan saya sisihkan sebagian untuk modal usaha. untuk membuka lapak pekerjaan sehingga meminimalisir jumlah pengangguran di negri ini.
Wednesday, April 3, 2013
Biaya
Apa yang dimaksud
dengan biaya? dan sebutkan macam-macam biaya!
Biaya peluang atau
biaya kesempatan (bahasa Inggris: Opportunity Cost) adalah biaya yang
dikeluarkan ketika memilih suatu kegiatan. Berbeda dengan biaya sehari-hari,
biaya peluang muncul dari kegiatan alternatif yang tidak bisa kita lakukan.
Sebagai contoh, misalkan seseorang memiliki uang Rp 10.000.000. Dengan uang
sebesar itu, ia memiliki kesempatan untuk bertamasya ke Bali atau membeli
sebuah TV. Jika ia memilih untuk membeli TV, ia akan kehilangan kesempatan
untuk menikmati keindahan Bali; begitu pula sebaliknya, apabila ia memilih
untuk bertamasya ke Bali, ia akan kehilangan kesempatan untuk menonton TV.
"Kesempatan yang hilang" itulah yang disebut sebagai biaya peluang.
Macam – macam biaya :
1. Total Biaya (TC) keseluruhan biaya yang
dikeluarkan dalam proses produksi sampai terciptanya barang. Rumus : TC = TFC +
TVC
2.
Biaya Perunit (AC) : Biaya yang dikeluarkan
untuk memproduksi 1 unit barang jadi. Rumus : AC = TC / Q . Q adalah Produk.
3.
Biaya Marginal (MC) : Tambahan biaya karena
menambah 1 unit barang yang diproduksi
Jelaskan kurva biaya?
Untuk menunjukan fungsi biaya yang memiliki hubungan antara
input dan output yang di nyatakan dengan
nilai uang.
Jelaskan mengapa
konsep biaya perlu dipertimbangkan oleh semua organisasi perusahaan?
Agar organisasi perusahaan dapat memantau dengan detil biaya
yang akan masuk dan keluar dengan cara mempertimbangkan konsep biaya nya
terlebih dahulu, konsep biaya juga dapat membuat organisasi perusahaan untuk
mengatur biaya seminim mungkin. Dan meminimalisir kecurangan dalam pengeluaran
biaya.
Jelaskan bagaimana
tindakan perusahaan jika tingkat penjualan sangat rendah tetapi perusahaan
ingin tetap ada dipasar, konsep seperti apa yang perlu diterapkan perusahaan
tersebut?
Hal berikut tindakan yang harus di perhatikan perusahaan
agar tetap ada di pasar :
Dari sudut pandang penjual :
·
Tempat yang strategis (place),
·
Produk yang bermutu (product),
·
Harga yang kompetitif (price), dan
·
Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen :
·
Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs
and wants)
·
Biaya konsumen (cost to the customer)
·
Kenyamanan (convenience)
·
Komunikasi (comunication)
Coba anda buat pengkategorian biaya!
Pengkategorian biaya :
1.
Biaya Penjualan yaitu Biaya Gaji dan Komisi Penjualan; Biaya Advertensi;
Biaya Bahan Pembantu untuk bagian penjualan dan toko; Biaya Depresiasi aktiva
tetap bagian penjualan; Biaya Depresiasi alat pengangkutan penjualan; Biaya
yang berhubungan dengan bagian penjualan.
2.
Biaya Administrasi dan Umum yaitu Biaya Gaji Pimpinan
dan Pegawai Kantor; Biaya bahan pembantu untuk kantor; Biaya Depresiasi Aktiva
tetap kantor; Biaya Telepon, air, listrik, parkir dll.
Produsen
Apa pengertian dari
produsen? dan sebutkan pengkategorian produsen!
Produsen dalam ekonomi adalah organisasi/kelompok/orang yang
menghasilkan suatu barang/jasa yang mempunyai nilai pakai dan nilai guna untuk
dikonsumsi oleh konsumen. Orang yang memakai atau memanfaatkan barang dan jasa
hasil produksi untuk memenuhi kebetuhan adalah konsumen.
Pengkategorian
produsen :
1. Produsen
2.
Distributor
3.
Agen
4.
Pengecer
5.
Pengguna
Apa yang dimaksud dengan perilaku produsen?
Sebuah usaha produksi baru bisa bekerja dengan baik bila
dijalankan oleh produsen atau yang sering kita sebut pengusaha. Pengusaha
adalah orang yang mencari peluang yang menguntungkan dan mengambil risiko
seperlunya untuk merencanakan dan mengelola suatu bisnis.
seorang pengusaha harus mampu melakukan 4 hal sebagai
berikut :
·
Perencanaan
: Perencanaan antara lain terkait dengan penyusunan strategi, rencana bisnis,
serta visi perusahaan. Ia harus tau apa yang ingin ia capai dan bagaimana cara
mencapai tujuan tersebut.
·
Pengorganisasian
: Semua sumber daya yang ada harus bisa ia kelola untuk mencapai tujuan
perusahaannya, baik sumber daya, modal, maupun manusia.
·
Pengarahan
: Agar rencana bisa terwujud, pengusaha wajib mengarahkan dan membimbing
anak buahnya.
·
Pengendalian
: Kemampuan ini ada hubungannya dengan bagaimana hasil pelaksanaan kerja
tersebut. Apakah sesuai dengan rencana atau justru sebaliknya.
Apa yang dimaksud dengan fungsi produksi?
Assauri (1993:30) memberikan definisi atau pengertian fungsi produksi adalah sebagai pertanggungjawaban dalam pengolahan dan pentransformasian masukan (inputs) menjadi keluaran (outputs) berupa barang atau jasa yang akan dapat memberikan hasil pendapatan bagi perusahaan. Untuk melaksanakan fungsi tersebut diperlukan serangkaian kegiatan yang merupakan keterkaitan dan menyatu serta menyeluruh sebagai suatu sistem. Berbagai kegiatan yang berkaitan dengan fungsi produksi dan operasi ini dilaksanakan oleh beberapa bagian yang terdapat dalam suatu perusahaan, baik perusahaan itu berupa perusahaan besar, maupun perusahaan itu adalah perusahaan kecil.
Empat fungsi terpenting dalam fungsi produksi dan operasi adalah:
1. Proses pengolahan, merupakan metode atau teknik yang digunakan untuk pengolahan masukan (inputs).
2. Jasa-jasa penunjang, merupakan sarana yang berupa pengorganisasian yang perlu untuk penetapan teknik dan metode yang akan dijalankan, sehingga proses pengolahan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
3. Perencanaan, merupakan penetapan keterkaitan dan pengorganisasian dari kegiatan produksi dan operasi yang akan dilakukan dalam suatu dasar waktu atau periode tertentu.
4. Pengendalian atau perawatan, merupakan fungsi untuk menjamin terlaksananya kegiatan sesuai dengan yang direncanakan, sehingga maksud dan tujuan untuk penggunaan dan pengolahan masukan (inputs) pada kenyataannya dapat dilaksanakan. Everett dan Ebert (1992:5) memberikan definisi atau pengertian fungsi produksi dengan mengatakan sebagai berikut :”Economic refer to this transformation of resources into goods and services as the production function for all operation systems the general goals is to create some kinds of value added, so that the output are worth more to consumers than just the sun of the individual inputs. " Jadi fungsi produksi merupakan suatu kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang, mengubah sesuatu yang nilainya lebih rendah menjadi sesuatu yang memiliki nilai lebih tinggi dengan menggunakan sumber daya yang ada, seperti bahan baku, tenaga kerja, mesin dan sumber-sumber lainnya, sehingga produk yang dihasilkan dapat memberikan kepuasan pada konsumen.
Dengan demikian untuk membuktikan apakah produksi tersebut telah berjalan atau tidak, maka diperlukan suatu pemeriksaan yaitu pemeriksaan manajemen. Sedangkan program pemeriksaan manajemen pada fiingsi produksi yang akan dilakukan adalah perencanaan dan pengendalian produksi, tenaga kerja produksi, fasilitas produksi, dan pelaksanaan proses produksi.
Apa yang dimaksud
dengan Least Cost Combination?
menentukan kombinasi input mana yang memerlukan biaya
terendah apabila jumlah produksi yang ingin dihasilkan telah ditentukan.
ISoquant atau Isoproduct Curve adalah kurva yang menunjukkan hubungan antara
berbagai kemungkinan kombinasi 2 input variable dengan tingkat putput tertentu.
Dalam hal ini pengusaha masih dapat menghemat biaya untuk menghasilkan produk
tertentu selama nilai input yang digantikan atau disubstitusi masih lebih besar
dari nilai input yang menggantikan atau yang mensubstitusi.
Bagaimana cara
mengoptimalkan produksi?
Cara Mengoptimalkan produksi:
·
Biaya yang digunakan harus dipandang sebagai
keuntungan potensial ( potential profit ), bukan pengeluaran atau ongkos
produksi yang memang harus di keluarkan. Dengan demikian reduksi biaya produksi
melalui peningkatan efisiansi akan meningkatkan keuntungan.
·
Setelah persepsi tentang biaya produksi diatas
berubah, manajemen harus melaksanakan aktivitas produksi bernilai tambah (
bukan sekedar mengubah input menjadi output ) dengan jalan berproduksi pada
biaya produksi yang minimum. Dengan cara ini perusahaan akan meningkatkan daya
saing melalui strategi penetatapan harga ( pricing strategy ) yang kompetirif
di pasar.
·
Keunggulan kompetitif produk dipasar akan
meningkatkan pangsa pasar (market share) yang berarti akan meningkatkan
penerimaan total (TR) dari penjualan produk itu
Konsep Elastisitas
Apa yang dimaksud
dengan elastisitas?
elastisitas adalah perbandingan perubahan proporsional dari
sebuah variabel dengan perubahan variable lainnya. Dengan kata lain,
elastisitas mengukur seberapa besar besar kepekaan atau reaksi konsumen
terhadap perubahan harga.
Mengapa elastisitas
perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industri?
Agar perusahaan atau industri mengetahui harga pasar agar
konsumen/pembeli dapat membeli barang kebutuhan mereka, karena apabila harga
yang diberikan oleh sebuah perusahaan terhadap produknya terlalu tinggi
masyarakat akan mencari barang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka yang
tentunya harganya lebih sesuai dengan pendapatan mereka.
Jelaskan konsep
elastisitas harga permintaan dan penawaran, silang dan pendapatan!
Elastisitas Harga
Permintaan (the price elasticity of demand)
Elastisitas harga permintaan adalah derajat kepekaan/ respon
jumlah permintaan akibat perubahan harga barang tersebut atau dengan kata lain
merupakan perbadingan daripada persentasi perubahan jumlah barang yang diminta
dengan prosentase perubahan pada harga di pasar, sesuai dengan hukum
permintaan, dimana jika harga naik, maka kuantitas barang turun dan sebaliknya.
Elastisitas Harga
Penawaran (The Price Elasticity of Suply)
Sama hal dengan perhatian elastisitas harga pada permintaan,
maka pengertian elastisitas harga pada penawaran, diartikan sebagai suatu alat
untuk mengukur respon produsen terhadap perobahan harga, penghitungan
elastisitas harga penawaran sama dengan penghitungan pada elastisitas harga
permintaan, hanya saja perbedaan pengertian jumlah barang diminta diganti
dengan jumlah barang yang ditawarkan.
Elastisitas Silang
(The Cross Price Elasticity of demand)
Elatisitas silang adalah elatisitas yang mengukur tingkat
kepekaan perubahan jumlah barang tertentu yang diminta (missal barang x) akibat
perubahan harga barang lain.Elatisitas silang berlaku bagi barang-barang
subtitusi maupun barang – barang komplementer.
Elastisitas
Pendapatan (The Income Elasticity of Demand)
Suatu perubahan (peningkatan/penurunan) daripada pendapatan
konsumer akan berpengaruh terhadap permintaan berbagai barang, besarnya
pengaruh perobahan tersebut diukur dengan apa yang disebut elastisitas
pendapatan.
Factor – factor yang
mempengaruhi elastisitas harga :
·
Tingkat
subtitusi : makin sulit mencari subtitusi suatu barang,permintaan makin
inelastic
·
Jumlah
pemakai : makin banyak jumlah pemakai akan suatu barang makin inelastic
·
Proporsi
kenaikan harga terhadap pendapatan konsumen : bila proporsi tersebut
besar,maka permintaan cenderung lebih elatisitas
·
Jangka
waktu : jangka waktu permintaan atas suatu barang juga mempunyai pengaruh
terhadap elastisitas harga
Bagaimana menurut anda tentang konsep elastisitas?
Konsep elastisitas
sering dipakai sebagai dasar analisis ekonomi, seperti dalam menganalisis
permintaan, penawaran, penerimaan pajak, maupun distribusikemakmuran.
Dalam bidang
perekonomian daerah, konsep elastisitas dapat digunakan untuk memahami dampak
dari suatu kebijakan.
Selain itu, konsep
elastisitas dapat digunakan untuk menganalisis dampak kenaikan pendapatan
daerahterhadap pengeluaran daerah atau jenis pengeluaran daerah tertentu.
Dengan kegunaannya tersebut,
alat analisis ini dapat membantu pengambil kebijakan dalam memutuskan
prioritasdan alternatif kebijakan yang memberikan manfaat terbesar bagi
kemajuan daerah. Elastisitas dapat mengukur seberapa besar perubahan suatu
variabel terhadap perubahan variabel lain.
Konsumen
Apa yang dimaksud perilaku konsumen?
Perilaku konsumen adalah
proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan,
pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi
kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari
konsumen untuk membuat keputusan pembelian.Untuk barang berharga jual rendah
(low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah,
sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses
pengambilan keputusan dilakukan dengan dengan pertimbangan yang matang.
Mengapa perilaku
konsumen perlu dikaji lebih mendalam oleh sebuah perusahaan atau industri?
a)
Analisis ini akan membantu para manajer untuk :
·
Mendesain bauran pemasaran
·
Mensegmen pasar bisnis
·
Memposisikan dan mendiferensiasikan produk
·
Melaksanakan analisis lingkungan
·
Mengembangkan studi riset pasar
b)
Perilaku konsumen harus memainkan peranan yang
penting dalam pengembangan kebijakan publik
c)
Studi terhadap hal ini akan memungkinkan
seseorang menjadi konsumen yang lebih efektif
d)
Analisis konsumen memberikan pengetahuan
menyeluruh tentang perilaku manusia
e)
Studi perilaku konsumen juga memberikan tiga
jenis informasi :
I.
Orientasi Konsumen
II.
Fakta-fakta tentang perilaku manusia
III.
Teori-teori yang menjadi pedoman proses
pemikiran
Jelaskan pendekatan
yang dapat digunakan dalam analisa perilaku konsumen?
Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti
perilaku konsumen.
1.
Pendekatan
pertama adalah pendekatan
interpretif.Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal
yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus
group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen
dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
2. Pendekatan
kedua adalah pendekatan
tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif,
sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi.Pendekatan ini bertujuan
mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan
keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survey untuk menguji
coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses
informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap
perilaku konsumen.
3. Pendekatan
ketiga disebut sebagai sains
marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan
statistika.Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model
matematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk
memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi,
yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
4. Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan
tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing
dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat
saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan
yang dihadapi perusahaan tersebut.
Faktor apa yang menentukan perilaku konsumen?
i.
Faktor Sosial : Grup,Pengaruh Keluarga,Peran dan Status.
ii.
Faktor Personal : Situasi Ekonomi,Gaya Hidup,Kepribadian dan
Konsep Diri,Umur dan Siklus Hidup,Pekerjaan.
iii.
Faktor Psikologi : Motivasi,Persepsi,Pembelajaran,Beliefs and
Attitude.
iv.
Faktor Kebudayaan : Subkultur dan Kelas Sosial.
Bagaimana menyikapi masalah perilaku konsumen?
Sebaiknya konsumen tidak
mudah terpengaruh atas keinginan sesaat, telitilah sebelum membeli, apakah
barang yang akan kita beli itu termasuk kebutuhan atau hanya keinginan dan
apakah dapat bermanfaat untuk kita. Selain itu kurangi pembelian barang yang
kurang perlu untuk mengurangi pengeluaran dan mencegah kita menjadi konsumen
yang konsumtif.
“sumber : Perilaku
konsumen - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas dan http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/teori_ekonomi_mikro/bab3_perilaku_konsumen.pdf”
Subscribe to:
Posts (Atom)